Saturday, December 14, 2013

thumbnail

Top 100 peringkat Universitas di Indonesia versi 4ICU September 2013 (Bijaklah dalam memilih)

Posted by Unknown  | No comments

       Organisasi 4ICU kembali merilis ranking terbaru universitas di dunia. 4ICU yang merupakan singkatan dari 4 International Colleges and Universitas setiap tahunnya melakukan peninjauan terhadap peringkat Universtitas terakreditasi diberbagai penjuru dunia. Universitas tersebut mencapai jumlah 11.160 di hampir 200 negara di dunia.

     Organisasi 4ICU memeringkatkan setiap universitas berdasarkan peringkat website yang berdasarkan pada algoritma termasuk lima independen metrik web objektif yang  diekstrak dari tiga mesin pencari yang berbeda:

  1. Google Page Rank
  2. Alexa Traffic Rank
  3. Majestic Seo Referring Domains
  4. Majestic Seo Citation Flow
  5. Majestic Seo Trust Flow
       Dibawah ini merupakan Top 100 peringkat Universitas di Indonesia versi 4ICU  (September, 2013)

Sort by 2013 University Web RankingUniversitasSort by University name
LokasiSort by University town
1  Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
2  Universitas Indonesia
Depok 
3  Institut Teknologi Bandung
Bandung
4  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Yogyakarta
5  Universitas Kristen Petra
Surabaya
6  Universitas Padjadjaran
Bandung 
7  Universitas Brawijaya
Malang
8  Universitas Sebelas Maret
Surakarta
9  Universitas Diponegoro
Semarang ...
10  Universitas Sumatera Utara
Medan
11  Institut Pertanian Bogor
Bogor
12  Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Jakarta
13  Universitas Airlangga
Surabaya
14  Universitas Gunadarma
Depok
15  Universitas Sriwijaya
Indralaya ...
16  Universitas Nusa Cendana
Kupang
17  Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya
18  Universitas Pendidikan Indonesia
Bandung
19  Universitas Mercu Buana
Jakarta
20  Universitas Bina Nusantara
Jakarta ...
21  Universitas Esa Unggul
Jakarta ...
22  Universitas Negeri Yogyakarta
Yogyakarta
23  Universitas Islam Indonesia 
Yogyakarta
24  Universitas Hasanuddin
Makassar
25  Universitas Muhammadiyah Surakarta
Surakarta
26  Universitas Komputer Indonesia
Bandung
27  Universitas Negeri Jakarta
Jakarta
28  Universitas Negeri Malang
Malang
29  Universitas Muhammadiyah Malang
Malang ...
30  Universitas Negeri Semarang
Semarang ...
31  Universitas Muhammadiyah Aceh
Banda Aceh
32  Universitas Jenderal Soedirman
Purwokerto
33  Universitas Kristen Maranatha
Bandung
34  Universitas Darussalam Ambon
Ambon
35  Universitas Ahmad Dahlan
Yogyakarta ...
36  Universitas Andalas
Padang
37  Universitas Syiah Kuala
Banda Aceh
38  Universitas Udayana
Badung ...
39  Universitas Pendidikan Ganesha
Singaraja
40  Universitas Lampung
Bandar Lampung
41  Universitas Surabaya
Surabaya ...
42  Universitas Negeri Padang
Padang ...
43  Universitas Riau
Pekanbaru
44  Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Yogyakarta
45  Universitas Narotama
Surabaya
46  Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Yogyakarta
47  Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Tangerang
48  Universitas Trisakti
Jakarta
49  Universitas Negeri Surabaya
Surabaya
50  Universitas Negeri Makassar
Makassar ...
51  Universitas Jember
Jember
52  Universitas Tarumanagara
Jakarta
53  Universitas Sam Ratulangi
Manado
54  Universitas Negeri Medan
Medan
55  Universitas Bengkulu
Bengkulu
56  Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Yogyakarta
57  Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Serang
58  Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta
59  Universitas Dian Nuswantoro
Semarang
60  Universitas Kristen Duta Wacana
Yogyakarta
61  Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Jakarta
62  Universitas Mulawarman
Samarinda
63  Universitas Kristen Satya Wacana
Salatiga
64  Universitas Katolik Parahyangan
Bandung
65  Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto
Purwokerto
66  Universitas Paramadina
Jakarta
67  Universitas Budi Luhur
Jakarta
68  Universitas Islam Sultan Agung
Semarang
69  Universitas Pasundan
Bandung
70  Universitas Pelita Harapan
Tangerang ...
71  Universitas Negeri Papua
Manokwari
72  Universitas Khairun
Ternate
73  Universitas Mataram
Mataram ...
74  Universitas Stikubank
Semarang
75  Universitas Pattimura
Ambon
76  Universitas Hang Tuah
Surabaya
77  Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Surabaya
78  Universitas Malikussaleh
Lhokseumawe
79  Universitas Widyatama
Bandung
80  Universitas Haluoleo
Kendari
81  Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Surabaya
82  Universitas Palangka Raya
Palangka Raya
83  Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Yogyakarta
84  Universitas Nasional
Jakarta
85  Universitas Pancasila
Jakarta
86  Universitas Katolik Soegijapranata
Semarang
87  Universitas Al Azhar Indonesia
Jakarta
88  Universitas Multimedia Nusantara
Tangerang
89  Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin ...
90  Universitas Bangka Belitung
Pangkalpinang ...
91  Universitas Ibn Khaldun
Bogor
92  Universitas Muhammadiyah Semarang
Semarang
93  Universitas Negeri Gorontalo
Gorontalo
94  Universitas Muhammadiyah Jakarta
Jakarta
95  Universitas Swiss German
Tangerang
96  Universitas Jambi
Jambi
97  Universitas Tanjungpura
Pontianak
98  Institut Seni Indonesia Surakarta
Surakarta
99  Universitas Bung Hatta
Padang
100  Universitas Darma Persada
Jakarta
        Namun, universitas dengan peringkat yang rendah bukan berarti universitas dengan kualitas yang rendah, karena pemeringkatan ini hanya kebanyakan berdasarkan tingkat pengunjung situs universitas tersebut jadi sebaiknya anda juga berhati-hati, terutama bagi yang ingin mengikuti ujian seleksi masuk perguruan tinggi. sebaiknya saat anda memeriksa dengan cermat kualitas pendidikan di universitas yang anda targetkan sehingga tidak terjerumus dengan peringkat-peringkat yang menyesatkan. karena kuliah nanti, kita pakai untuk mencari ilmu, bukan untuk gengsi-gensian peringkat universitas. seperti yang dikutip dari penulis terkenal dari Indonesia, Tere Liye di statusnya facebooknya pada tanggal 14 Desember 2013 yang mengatakan,
tidak ada itu yang disebut dengan sekolah/universitas paling keren, fakultas paling elit, jurusan paling hebat. Kalaupun ada, biarin saja orang lain sibuk membangga2kannya, membicarakannya.

Bagi kita, yang membuat keren, elit atau hebat proses belajar itu adalah kita sendiri. Lakukan yang terbaik, terus belajar sungguh2, mencintai prosesnya, maka semua akan dengan sendirinya keren, elit dan hebat. Jadi jangan cemas memilih pendidikan masa depan.

--Tere Liye, repos

          Semoga dengan adanya info ini dapat membuat calon mahasiswa baru memilih dengan bijak universitas tujuannya. ikutilah apa kata hatimu.


________________________________________________________________

PUSTAKA


4ICU. 2013. Top Universities in Indonesia. September. http://www.4icu.org/id/

Liye, Darwis Tere. 2013. 'statusnya facebook pada tanggal 14 Desember'. https://www.facebook.com/darwistereliye/posts/650616598322245
Read More»

thumbnail

Sekilas Sejarah Pendidikan di India

Posted by Unknown  | No comments

        Bangsa India adalah bangsa besar yang menggunakan lebih dari dua ratus bahasa dan memiliki tujuh suku bangsa besar. Bangsa ini terkenal sangat taat beragama oleh karena itu agama menjadi dasar dalam pendidikannya. Agama Hindu adalah agama mayoritas pada bangsa ini, sehingga aturan mengenai kasta dalam ajaran Hindu sangat terlihat disini. Kasta berasal dari perkataan prasta dharma, yaitu 'tata tertib', kewajiban yang berdasarkan atas varna. Terdapat empat kasta dalam ajaran hindu :
1. Kasta Brahmana , yaitu kaum pendeta.
2. Kasta Ksatria, yaitu para serdadu atau para pasukan.
3. Kasta Waisya, yaitu para pekerja tangan, pedagang.
4. Kasta Sudra, yaitu pelayan-pelayan dan para pekerja kasar.

        Sepert yang dijelaskan tadi kalau pendidikan bangsa ini sangat erat dengan paham keagaman, yaitu agama hindu, yang memiliki tujuan agar para pengikutnya dapat mencapai Nirwana. Untuk mencapai nirwana seseorang harus menjalani kebajikan dalam hidupnya.
        Kaum yang berilmu dalam bangsa ini adalah dari Kasta Brahmana atau para pendeta, karena para pendeta tersebutpandai menceritakan syair-syair suci yang ada dalam kitab sucinya yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dan mereka dapat mengadakan sekamen. Kitab-kitab sucinya seperti Rigweda dan Samaweda. Kalau kita lihat sekarang, kaum Brahmana tersebut menjalani jalannya demokrasi. Tipe pengajaran pada bangsa ini adalah agama, bukan religi karena tidak ada konsep tentang ketuhanan, mereka mementingkan soal moral (seperti Tiongkok). Moral-moral yang mereka junjung seperti zeld disiplin, sifat etis, dan norma kesusilaan yang keras.
        Pendidikan umumnya hanya dinikmati oleh golongan atas saja, seperti kasta Brahmana. Golongan rendah apalagi kaum wanita sangatlah kurang dalam memperoleh pendidikan, karena kewajiban utama wanita yang sudah menikah harus patuh pada suaminya dan memelihara anak.
        Kaum Brahmana dididik di dalam Parishad (Sekolah Tinggi untuk pelatihan mereka) kurang lebih selama dua belas tahun. Disana dipelajari sejarah, gramatikal, sesusastraan, hukum, matematika, astronomi, dan farmasi. Bangsa India terkenal dengan ilmu pengetahuan yang spekulatip dan peletakan pengajaran matematika pada lima abad sebelum masehi tingkat Aljabar mereka sudah melebihi daripada Yunani. Dan ada beberapa sejarah lainnya termasuk munculnya agama Buddha dan masuknya agama Islam di India yang berpengaruh terhadap pendidikannya.

Metode Pendidikan di India


        Metodenya adalah “mengingat dan imitasi”. Ini adalah metode yang sangat tua, buku-buku ditulis dalam bentuk nyanyian agar mudah untuk dihafal. Diulang-ulang sampai tidak ada lagi kesalahannya. Dalam menulis, mereka menirukan guru mereka menulis di pasir lalu di daun palm. Guru harus taat akan aturan, jika tidak maka akan turun derajatnya. Cara belajar bersifat menonton atau memperhatikan dengan seksama, mereka berhati-hati atasa kesucian dan kesempurnaan bahasa Sansekerta, salah satunya Tulisan dalam Kitab Weda yang memang sangat sulit. disiplin tidak terlalu penting. Di dalam buku pelajaran Undang-undang dari Manu dikatakan:
Pengajaran yang baik barulah diberikan kepada murid. Kalau guru mengajar harus mempergunakan kata-kata yang manis dan lemah lembut. Tidak boleh membuat kekeliruan dalam mengajar.

________________________________________________________________
PUSTAKA

Suparman, T. Dan Leo Agung S. 2012. Sejarah Pendidikan. Ombak. Yogyakarta.

Illustration Image by Google Image
Read More»

thumbnail

Tips Jadi Programmer

Posted by Unknown  | No comments

          Programmer adalah orang yang bekerja membuat atau merancang sebuah system untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia yang menggunakan media Komputer. Pemrogram  adalah profesi yang menulis program menggunakan bahasa pemrograman seperti Perl, C++, Python, VB, Visual_Basic_.NET, PHP, dan lain-lain.
          Ilmu tentang pemrograman ini gampang-gampang susah. Gampang ketika dijelaskan cara bikin program oleh sang dosen. “OO…. ternyata cuman gitu aja to…” Tetapi kalau ada tugas bikin program dari suatu studi kasus tertentu, banyak yang mengeluh, “wah kok sulit ya…” trus ujung-ujungnya copas script miliknya teman. Memang modal dasar pemrograman hanyalah penguasaan pada logika dan algoritma. Pelajaran logika, telah kita terima di pelajaran matematika SMU. Saya yakin para programmer pemula pasti sudah menguasai hal ini, yang terpenting adalah algoritma.
          Perlu menjadi catatan di sini adalah, algoritma bukanlah teori  maupun rumus yang perlu dihapalkan. Untuk belajar algoritma, perlu banyak waktu dan latihan. Tips untuk belajar algoritma hanyalah dengan memperbanyak latihan bagaimana mencari langkah-langkah solusi secara logis. Kalau perlu buat masalah sendiri dan cari langkah solusinya. Selain itu jangan hanya puas dengan mengerjakan tugas dari dosen. Karena tugas dari dosen itu scope nya kecil. Masih banyak hal lain di luar tugas dosen yang perlu dieksplorasi.
          Terkadang, programmer pemula kesulitan dalam mengekspresikan algoritma yang ada di benaknya ke dalam bentuk algoritma pemrograman. Misalnya “Pak… saya sebenarnya tahu cara mencari nilai n faktorial, tapi kok rasanya sulit mengekspresikan ke dalam algoritma pemrogramannya?”. Hal ini juga perlu banyak latihan dan juga dengan melihat banyak contoh-contoh algoritma yang ada. Pelajari bagaimana teknik pengekspresian algoritma.
          Terkadang, untuk menentukan algoritma penyelesaian suatu kasus itu muncul karena insting sang programmer. Nah… insting ini muncul kalo penguasaan atau jam terbang sang programmer sudah banyak. Setelah konsep algoritma ini dikuasai, silakan Anda memilih salah satu jenis bahasa pemrograman yang disukai. Pada prinsipnya, jika konsep algoritma sudah dipegang, mau pindah ke bahasa pemrograman apapun bisa, karena bila sudah masuk ke bahasa pemrograman, fokusnya ke penguasaan sintaks atau aturan penulisan perintah. Nah.. sintaks ini bisa dihapalkan.
          Saran Rosihanari sebagai salah satu penggiat pemrograman komputer, “sebaiknya kita menguasai lebih dari satu bahasa pemrograman. Mengapa demikian? karena lapangan kerja tidak hanya membutuhkan satu jenis bahasa pemrograman saja. Misalnya perusahaan X butuh programmer Java, sedangkan perusahaan Y butuh programmer C++ dsb. Semakin banyak bahasa pemrograman yang kita kuasai, maka semakin baik dan bisa lebih berpotensi bagi karir kita. Ok mudah-mudahan berguna bagi Anda para new comer di bidang programmer. Satu lagi saran saya… “JANGAN MUDAH MENYERAH”.
          Namun menurut http://ribhararn.us , Berikut ini adalah faktor mengapa dia tidak betah menjadi pekerja programmer:
Jarang punya waktu untuk orang terdekat
          Minimnya waktu untuk orang-orang terdekat atau keluarga jika sudah menikah, menjadi faktor utama mengapa bekerja menjadi programmer bukanlah pilihan yang bagus. Disaat yang lain bisa liburan, bersantai dengan teman-teman, berpesta, makan-makan, programmer duduk didepan komputer demi mendapatkan uang.
Gaji minim
          Orang yang baru masuk kebidang programmer awalnya enjoy, layaknya seperti bermain game, memecahkan masalah dan membuat sebuah alur dan dibayar, tetapi itu tidak bertahan lama. Satu sampai tiga tahun berselang keadaan pasti akan berubah, mereka akan depresi dan semakin stres, terutama masalah keuangan, sehingga mereka mencari pekerjaan tambahan lewat situs freelance atau relasi offline.
Client atau Bos tidak mau tahu
          Menjadi seorang bos adalah menjadi seorang pemimpin, seorang pemimpin yang muncul dari akar akan lebih mengerti apa yang dirasakan anak buahnya. Jika bos tidak mau tahu apa yang menjadi kendala seorang programmer, bisa ditebak bahwa bos kita adalah orang yang berangkat tidak dari nol, dia tidak pernah belajar secara detail atau tidak pernah menjadi programmer, dia tidak berangkat dari bidang programming / bidang kreatif. Dia hanyalah businessman yang mengejar keuntungan.
          Dibandingkan dengan berdagang atau profesi lainnya menjadi pekerja programmer sangat menjengkelkan, programmer dituntut untuk bekerja keras, belajar keras, otak tidak pernah berhenti untuk memikirkan pekerjaan atau programming, tetapi kebutuhan hidup semakin mahal. Ketidak seimbangan antara pendapatan dan pengeluaran dirasakan hampir semua pekerja programmer (terutama di indonesia).
Mempelajari dan memecahkan hal-hal baru seputar programming setiap hari
          Menuntut ilmu sangatlah penting saat kita usia 6-17 tahun. Tetapi bagi programmer (sejati), menuntut ilmu dan mengerjakan PR adalah makanan sehari-hari, mereka dituntut untuk mempelajari hal-hal baru, jika tidak, karir mereka sebagai taruhan. Menjadi programmer yang pendiam adalah baik, tetapi apa yang dihasilkan selama mereka hidup? mereka tidak lebih dari sekedar budak kantoran, tidak mempunyai karya dan tidak punya dedikasi terhadap dunianya. Untuk itulah programmer dituntut mempelajari hal-hal baru dan menciptakan inovasi baru.
          Sekali lagi menjadi pekerja pendiam memang baik untuk programmer pemula tetapi menjadi programmer dewasa, apalagi usia sudah 25 keatas itu akan membunuh pundi-pundi kita, seperti point kedua diatas. Belajar hal-hal baru untuk berinovasi dan berkarya sungguh kebanggaan, tetapi jika kebanggaan itu hanya untuk pekerjaan dikantor, saat kita meninggal dunia, kita tidak punya apa yang dibanggakan.
          Client adalah aset bagi bos, jika klien marah bos akan marah dan apa yang terjadi? kambing hitam dari semua persoalan pasti ada di programmer. “Mengapa pekerjaan lama?” , “Mengapa ini tidak bisa?”, “Mengapa ini error?”, “Mengapa ini blablabla”. Programmer dituntut menjadi problem solver, padahal banyak sekali faktor kesalahan, seperti hosting, internet koneksi, domain, atau script yang tidak support di hosting, dst..
          Dunia programmer adalah dunia yang terlalu sempit untuk dinikmati, kecuali jika itu hobi kita. Hobi menjadi programmer adalah impian semua orang, tetapi menjadi pekerja adalah mimpi buruk semua orang.

           Kesimpulannya diserahkan kepada para pembaca.


________________________________________________________________
PUSTAKA


http://computer-muter.blogspot.com/2012/11/programmer-dan-kode-etiknya.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrogram
http://rosihanari.net/
http://ribhararn.us/pracutian/label/programmer-adalah-mimpi-buruk
Image by Google Image

Read More»

thumbnail

Daftar Isi Dalam Penulisan Skripsi

Posted by Unknown  | No comments

Mungkin untuk setiap perguruan tinggi memiliki perbedaan dalam penulisannya, namun secara garis besar urutan penulisan skripsi adalah sebagai berikut :

BAB I (Pendahuluan)

a) Latar belakang masalah
b) Identifikasi masalah
c) Pembatasan masalah
d) Perumusan masalah
e) Tujuan penelitian
f) Manfaat penelitian


BAB II (landasan teori)

a) Tinjauan pustaka
b) Kerangka berpikir
c) Hipotesis


BAB III (Metodologi Penelitian)

a) Tempat dan waktu penelitian
b) Metode penelitian
c) Populasi dan sempel
d) Teknik pengumpulan data
e) Teknik analisis data


BAB IV (Hasil Penelitian)

a) Deskripsi data
b) Uji Persyaratan analisis
     1. Uji normalitas
     2. Uji homogenitas
c) Pengujian hipotesis
d) Pembahasan hasil analisis data


BAB V (Kesimpulan, Implikasi, dan Saran)

a) Kesimpulan penelitian
b) Implikasi hasil penelitian
c) Saran-saran


Daftar Pustaka


Lampiran 











Read More»

thumbnail

Pembelajaran Jarak Jauh Menurut Para Ahli

Posted by Unknown  | No comments

          Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti), Santoso (2013) dalam talkshow bertajuk "Peranan Strategis ICT dalam meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi Menuju World Class University,” menyebut kalau jalur teknologi informasi (IT) dapat dimanfaatkan untuk mengelola pendidikan di Indonesia dengan wilayah yang sangat luas. Pendidikan jarak jauh, menjadi salah satu jawaban untuk memperluas akses pendidikan di Tanah Air. Konsepnya di setiap provinsi harus ada universitas. Tetapi bagaimana dengan daerah pinggiran? Tidak ada cara lain selain untuk memperluas pendidikan selain lewat IT, yakni pembelajaran jarak jauh. penekanan pembelajaran jarak jauh merupakan penggunaan media informatika dalam proses pembelajaran. Apalagi saya menerima perintah langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia tentang memperkuat pendidikan lewat IT. Pokok permasalahannya IT itu mau dipakai sendiri atau bersama-sama. Penerapan IT dalam memperluas akses pendidikan, terutama pendidikan tinggi bagi di berbagai daerah pun didukung oleh regulasi yang kuat, yakni Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU PT) No.12 Tahun 2012, baik secara eksplisit maupun implisit, sejumlah pasal dalam UU tersebut mengatur tentang pembelajaran jarak jauh berbasiss IT. Aturan sudah kuat. Pendidikan jarak jauh diatur dalam UU PT. Misalnya, tentang pembelajaran di daerah 3T diatur dalam pasal 56. Kemudian pasal 79 ayat 5 tentang jejaring langsung. Harus saling berbagi semua sumber belajar di pasal 41. Pembelajaran secara terbuka di pasal 74. Tugas utama yang diemban ketika menyandang predikat Dirjen Dikti adalah menaikan angka partisipasi kasar (APK). Maka, dia berharap, IT dapat mempercepat pertumbuhan APK tersebut.
      Tentang pembelajaran jarak jauh (BJJ atau PJJ) juga diterangkan oleh Hamalik (1989 : 95) bahwasannya kalau pelayanan pendidikan bagi yang tidak terjangkau oleh lembaga pendidikan persekolahan yang ada, tentunya membutuhkan sistem dan prosedur yang lain, yang dalam hal ini program BJJ (Belajar Jarak Jauh) dapat membantu bagi yang berhasrat tersebut.
          Sesuai yang dikatakan Dirjen Dikti tadi, bahwsannya “Pendidikan jarak jauh, lanjutnya, menjadi salah satu jawaban untuk memperluas akses pendidikan di Tanah Air.” Jadi, penguasaan teknologi dibutuhkan disini. Pembelajaran jarak jauh sering menggunakan metode pembelajaran yang lebih moderen, yaitu pembelajaran e-learning, pembelajaran e-lerning sendiri menurut Rochaeti, Rahayuningsih, dan Yanti (2006 : 76) mengatakan kalau proses pembelajaran e-learning adalah paduan antara metode tatap muka dengan metode online (via internet dan berbagai pengembang teknologi informasi lainnya).

________________________________________________________________
PUSTAKA


Santoso, Djoko. 2013. http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/800872/it-perluas-akses-pendidikan-hingga-pelosok

Rochaeti, Eti, Pontjorini Rahayuningsih, dan Prima Gusti Yanti. 2006. Sistem informasi management pendidikan, Jakarta : Bumi Aksara.

Hamalik, Oemar. 1989. Komputerisasi pendidikan nasional, Mandar. Bandung.

Faisal, M. 2013. 'Pendidikan Teknologi Komunikasi dan Informatika bagi Siswa Sekolah Menengah Seiring Diberlakukannya Kurikulum 2013'. Surakarta, hal. 8-9.

illustration image by Google Image
Read More»

thumbnail

Sekilas Pendidikan Bangsa Yahudi

Posted by Unknown  | No comments

( TRANSISI PENDIDIKAN ANTARA BARAT DAN TIMUR)

        Bangsa Yahudi adalah ras yang mempunyai pertumbuhan berbeda dengan pertumbuhan bangsa Timur lainnya dan bangsa ini memberi sumbangan besar pada bangsa Barat dalam hal agama dan pendidikan sosial. Pada 2000 tahun sebelum masehi bangsa Yahudi masih merupakan suku bangsa (bangsa Semit) yang mendiami oase-oase padang pasir Arab yang diliputi rasa takut. Dalam sejarahnya, bangsa ini sangat erat dengan kisah para nabi dalam kepercayaan agama-agama Samawi. Salah satu kisahnya adalah pengejaran Kaum Bani Israil oleh Firaun yang akhirnya mereka ditolong oleh Nabi Musa AS melintasi Laut Merah menuju kota Yerussalem, namun karena keingkaranya mereka tidak sampai ke kota tersebut selama bertahun-tahun, seperti yang disebutkan di dalam Al-Qur’an.
        Konsepsi pendidikannya berdasar atas cita-cita nasional, agama dan sosial, sejarah kebudayaan bangsa ini mempunyai pengaruh yang besar selama 3500 tahun hingga kini masih kita rasakan. Akibat dari penderitaan, timbulah konsepsi berdasarkan tiga hal:

1. Konsepsi KetuhananYang Maha Kuasa Pencipta Keadilan.
2. Konsepsi masa Mesias.
3. Konsepsi tentang kesucian.
     
      Suatu pelajaran yang dapat kita peroleh dari bangsa Yahudi adalah kekuatan atas cita-citanya yang tinggi dalam agama dan moralnya. Jadi unsur terpenting dalam semua pendidikannya adalh totalitas moral.

Tujuan Pendidikan Yahudi

       Tujuan dalam pendidikannya adalah mempersiapkan rakyatnya untuk menghadapi nasib yang besar itu dan akan mempersiapkan tiap-tiap generasi yang akan datang menggantikan mereka agar memenuhi secara seksama di dalam hidupnya dengan masyarakat. 

Organisasi Pendidikan

         Sejak dahulu organisasi yang umum dan sudah lama digunakan bangsa ini adalah  pendidikan dalam keluarga.

Metode Mengajar

        Metode yang digunakan adalah secara lisan, namun untuk sekolah yang lebih tinggi kebanyakan menggunakan metode penjelasan dan metode peragaan guru sesudah itu diadakan diskusi. Hal ini terus dilakukan hingga di zaman pertengahan. Di sekolah rndah metodenya dititik beratkan pada metode mengingat.

    Saat ini bangsa Yahudi dikenal unggul dalam sejumlah bidang seperti perdagangan, obat-obatan, dan keuangan sejak abad pertengahan. Mereka juga terkenal dengan kepandaian intelektual. Apa yang membuat mereka memiliki keunggulan itu menjadi misteri dalam sejarah panjang Yahudi. Sejarah mengenai keintelektualan bangsa Yahudi ini dijelaskan oleh pendapat para ahli yang termuat dalam (republika.co.id, Tel Aviv, Selasa, 06 Agustus 2013, 05:03 WIB) bahwasannya Zvi Eckstein dan Maristella Botticini mencoba mengungkap misteri tersebut melalui bukunya berjudul: "The Chosen Few". Buku yang baru-baru ini diterjemahkan dalam bahasa Ibrani tersebut merupakan tesis yang mengungkap perkembangan intelektual orang Yahudi. 

      Dalam tulisan Manuel Trajtenberg, seorang ekonom Israel yang diterbitkan Haaretz, setiap orang Yahudi dituntut belajar membaca dan menulis setelah kehancuran Yerusalem pada 70 Masehi. Mereka dituntut memiliki ilmu pengetahuan agar dapat berasimilasi. Dengan kebutuhan itu, orang-orang Yahudi memiliki keterampilan yang penting untuk pembangunan ekonomi mereka. 

         Dari waktu pembuangan Babilonia, pada abad keenam sampai pada 70 Masehi, Yudaisme berdiri di atas dua pilar utama: ritual di kuil dan membaca Taurat. Elit kecil dari pendeta mengepalai kuil dan pembelajaran Taurat. Tidak adanya suatu pusat nyata ritual, kelangsungan hidup Yudaisme bergantung pada kemampuan menciptakan alternatif yang bisa beradaptasi dengan kondisi baru. 

         Kewajiban setiap orang Yahudi membaca dan mempelajari Taurat merupakan dasar dari keberadaan orang-orang Yahudi pada saat itu. Untuk memastikan kontinuitas, setiap orang ditugasi untuk mengajari membaca dan menulis anak-anak sejak usia muda. Hal itu dinilai merupakan perkembangan revolusioner dalam dunia yang waktu itu masih didominasi penduduk buta huruf.

           Menanamkan membaca dan mengajari Taurat mensyaratkan pengeluaran tinggi. Namun, kebanyakan orang Yahudi pada saat itu masih bertani dengan kemiskinan dan penderitaan. Karena itu, orang Yahudi menanggung beban keuangan pendidikan. Dengan beban tersebut, mereka memilih antara tetap belajar atau melupakan Yudaisme. 

          Pada masa Talmud, sekitar abad keenam, dua pola muncul di komunitas Yahudi yakni tingkat melek huruf meningkat di komunitas Yahudi yang ekonominya berbasis pertanian. Di sisi lain, ada perpindahan agama khususnya ke Kristen. Perpindahan agama membuat populasi Yahudi menurun dari 5,5 juta pada tahun 65 menjadi hanya 1,2 juta pada tahun 650. Epidemi dan pembantaian juga berkontribusi pada penurunan populasi ini.

          Perkembangan intelektual Yahudi sampai ke tahap sejarah pertentangan antara Yahudi dan Islam pada abad ke-tujuh. Pertentangan ini memperkuat revolusi intelektual yang sebelumnya telah mengakar berabad-abad di komunitas Yahudi. 

         Kepemimpinan atau kekhalifahan Islam yang berkembang setelah kematian Nabi Muhammad menyebar dari Liberia hingga India dan Cina. Dalam kekuasaan Islam itu, tidak hanya agama yang mendominasi dunia tetapi juga bahasa Arab serta lembaga dan hukum baru. Pertumbuhan kepemimpinan Islam menyebabkan perkembangan banyak industri, perdagangan, dan banyak kota baru didirikan. 

       Gelombang besar globalisasi dan urbanisasi meningkatkan permintaan profesional terdidik dengan keterampilan intelektual. Efek perubahan ini berdampak dramatis pada Yahudi antara tahun 750-900 di Mesopotamia dan Persia. Sekitar 75 persen warga Yahudi meninggalkan pertanian dan pindah ke kota besar kekhalifahan Abbasiyah. Mereka mulai mengkhususkan diri pada pendidikan membaca dan berbasis profesi yang jauh lebih menguntungkan daripada pertanian. 

        Dalam buku karangan Eckstein dan Botticini, orang Yahudi menjadi pedagang, bankir, akademisi, dan dokter bukan karena perintah atau keharusan. Menurut pendapat mereka, Yahudi berprofesi tersebut karena keuntungan yang mereka dapat setelah trauma masa penderitaan sebelumnya. 

        Proses tersebut membuat orang Yahudi memegang peran kunci dalam kebangkitan ekonomi dalam kekuasan Muslim. Keterampilan mereka sesuai dengan kebutuhan dunia perkotaan. Warga Yahudi kemudian berimigrasi ke lokasi dimana kemampuan mereka sangat dicari seperti di Yaman, Suriah, Mesir, dan Maghreb, kemudian ke Eropa Barat.

      Kepemilikan kolektif dan identitas yang kuat membuat mereka mempertahankan hubungan antar-regional terlepas di mana mereka tinggal. Hal itu sangat membantu dalam perdagangan. Keterikatan warga Yahudi itu juga menjelaskan keberhasilan Yahudi dalam profesi yang berkaitan dengan pasar keuangan. Pada abad ke-12 dan ke-13, lembaga kreditur menjadi pekerjaan khas warga Yahudi di Inggris, Prancis, dan Jerman serta Spanyol, Portugal, Italia, dan Eropa Barat lainnya. 

       Penjelasan tersebut bertentangan dengan pandangan Yahudi di Eropa pada abad pertengahan terspesialisasi pada peminjaman uang karena mereka dilarang dari serikat pengrajin serta Islam dan Kristen melarang meminjamkan uang dengan bunga. Buku "The Chosen Few" berpendapat orang yahudi di Eropa Barat mengkhususkan diri dalam profesi perbankan karena keterampilan dan kondisi tepat. Orang Yahudi memiliki kemampuan membaca dan menulis, kecakapan matematika, dan sarana kelembagaan, serta jaringan komunikasi satu sama lain. 

        Peristiwa bersejarah lainnya yang berefek pada Yudaisme adalah invasi Mongol dari Timur Tengah. Bangsa Mongol menyerbu Persia dan Mesopotamia pada tahun 1219. Ekonomi kekhalifahan Abbasiyah runtuh. Akibatnya, sebagian besar orang Yahudi di Persia, Mesopotamia, bahkan Mesir dan Suriah terpaksa meninggalkan Yudaisme dan berkonversi atau pindah agama. 

                Mendidik anak-anak kembali menjadi beban mahal dan beberapa orang Yahudi memeluk Islam. Lantaran peristiwa itu, populasi Yahudi menyusut ke tingkat paling rendah pada akhir abad ke-15. Itulah mengapa orang Yahudi terkenal cerdas namun jumlahnya sedikit.

________________________________________________________________
PUSTAKA

Suparman, T. Dan Leo Agung S. 2012. Sejarah Pendidikan. Ombak. Yogyakarta.


republika.co.id, Tel Aviv, Selasa, 06 Agustus 2013, 05:03 WIB. http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/08/06/mr2vxk-mengapa-orang-yahudi-sangat-cerdas

Illustration Image by Google Image
Read More»

Friday, December 13, 2013

thumbnail

Sekilas Sejarah Pendidikan di Tiongkok (China)

Posted by Unknown  | No comments

        Konsepsi pendidikan di timur dikuasai oleh otoritas individual. Adapun yang dikerjakan oleh otoritas tersebut. Berlainan di antara bangsa-bangsa tersebut:


1. di Tiongkok Otoritas Kuno;
2. di India tradisi Kasta;
3. di Persia tradisi terletak pada militer;

        Pendidikan di timur itu bukan membentuk laki-laki dan wanita yang ideal, tetapi untuk menyesuaikan diri di dalam aturan-aturan dan hal-hal yang menegnai hidup mereka. Jadi ciri-ciri daripada pendidikannya menetapkan adanya dasar-dasar yang telah ada dan mengekalkan cita-cita nasional bukan pertumbuhan individu, jadi memelihara kenyataan sosial yang diperlindungi stabilitas masyarakat. Untuk mengekalkan itu ialah tradisi-tradisi yang telah lampau. Hal ini sangat berlainan dengan Amerika. Amerika melihat masa depan dengan kemajuan, mereka menganggap melihat yang lampau dan stabilitas tidaklah penting, sehingga didapatlah banyak kemajuan. Sebaliknya di Timur berpegang teguh kepada yang lama dan pemerintahan yang stabil. Tetapi seperti yang dimuat dalam Kumalasari (2008 : 26-27) bahwa, Kebudayaan China berkembang sendiri tanpa adanya pengaruh dari kebudayaan luar. Masuknya unsur-unsur kebudayaan asing tidak mengurangi keaslian kebudayaan China. Dengan begitu pendidikan dan pengajarannya mempunyai ciri-ciri yang khas, yang tidak menunjukkan persamaan dengan ciri-ciri pendidikan di negara-negara Timur lainnya. Pendidikan anak-anak merupakan pendidikan pendidikan bagi keluarga dan bagi negara. Tujuan pendidikan dan cita-cita hidup di Cina adalah Lao Tse dan Konfusius. Ciri-ciri pendidikan di Cina masa klasik di antaranya adalah: 

  1. pendidikan tidak dihubungkan dengan agama, tetapi dengan tradisi dan kehidupan praktis. Yang dihormati bukan pandeta tetapi leluhurnya; 
  2. penyelenggara pendidikan adalah negara dan keluarga; 
  3. tujuan pendidikan adalah mendidik kepala-kepala keluarga yang baik, pegawai yang rajin, suami yang setia, anak-anak yang patuh, pegawai-pegawai yang rajin, warga negara yang jujur dan rela berbakti, tentara yang gagah berani. 

Penyelenggaraan pendidikan: 

  1. pendidikan di rumah: diselenggarakan sebelum anak masuk sekolah. Mulai umur enam tahun mereka menerima pelajaran dari guru yang sengaja didatangkan di rumah (biasanya untuk kalangan pegawai tinggi dan bangsawan). Pelajaran yang diberikan: berhitung permulaan dan ilmu hitung; 
  2. pendidikan di sekolah: setelah anak-anak berumur sepuluh tahun mulai dikirim ke sekolah. pelajaran yang diberikan: berhitung, menulis, membaca, musik, dan menari. Yang diutamakan adalah pelajaran menulis; 
  3. pendidikan untuk pegawai: setiap orang mempunyai kemungkinan menduduki jabatan tinggi. Untuk menjadi pegawai harus menempuh ujian dulu. Para pegawai setiap 3 tahun sekali wajib menempuh ujian ulangan, juga untuk kenaikan pangkat ujian ulangan harus ditempuh terlebih dahulu.
Metode Mengajar

        Berjalan dari satu tempat ke tempat lain untuk menyebarkan ajaran dengan belajar dan berfikir seperti yang diajarkan Kung Fu Tze. Kung Fu Tze sangat memerhatikan kapasitas individu. Jadi dia berusaha keras supya muridnya memilikipengetahuan yang tinggi dan luhur. Tidak semua murid dianggap sama kualitasnya.

Organisasi Sekolah

  1. Sekolah Rendah
  2. Sekolah Tingggi

        Mulai bersekolah dari umur tujuh tahun dengan waktu pembelajaran mulai matahari terbit hingga terbenam. Pada tingkat tinggi ada ujian-ujian. Dengan adanya ujian ini swasta menyumbang besar terhadap stabilitas pemerintahan. Pendidikan anak laki-laki lebih diperhatikan ketimbang anak wanita. Anak laki-laki menjalani hidupnya dalam dunia pendidikan :


  1. Umur 10 tahun, harus belajar sungguh-sungguh tentang membaca, menulis, berhitung dan harus taat pada gurunya.
  2. Umur 13 tahun, mulai belajar musik nyanyian dan tarian.
  3. Umur 15 tahun, belajar memanah.
  4. Umur 20 tahun, menerima tanda berupa “tutup kepala” sebagai tanda sudah menjadi orang dewasa.
  5. Umur 30 tahun, kawin dan berumah  tangga.
  6. Umur 40 tahun, diperkenankan menempati jabatan tingkat II.
  7. Umur 50 tahun, diperkenankan menempati jabatan tingkat I.
  8. Umur 60 tahun, semua jabatan harus dilepaskan.


________________________________________________________________
PUSTAKA


Suparman, T. Dan Leo Agung S. 2012. Sejarah Pendidikan. Ombak. Yogyakarta.

Kumalasari, Dyah. 2008. 'Diktat Pengantar Sejarah Pendidikan 1'. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Dyah%20Kumalasari,%20SS.,M.Pd./DIKTAT%20sej.pend%20I.pdf

Illustration image by Google Image

Read More»

    If you would like to receive our RSS updates via email, simply enter your email address below click subscribe.

Blogger template. Proudly Powered by Blogger.
back to top