Friday, November 11, 2011

thumbnail

Klasifikasi makhluk hidup

Posted by Unknown  | 4 comments


Klasifikasi adalah suatu cara untuk mempelajari makhluk hidup dengan mengurutkannya secara sistematik dengan memperhatikan persamaan dan perbedaan ciri maupun sifat yang dimiliki masing – masing individu dalam biologi ilmu ini disebut Taksonomiyaitu ilmu yang mempelajari tentang pengklasifikasian makhluk hidup.
Mungkin sebagian dari kita akan bertanya apa kegunaan pengklasifikasian ini, ada beberapa hal manfaat yang perlu anda ketahui tentang penklasifikasian ini, yaitu :
1.       Mengetahui kekerabatan makhluk hidup  agar dapat mendukung kelangsungan hidup manusia.
2.       Mengetahu bahwasannya satu organisme dengan organisme lainnya dapat saling tergantung (tidak bisa hidup sendiri).

3.       Mengetahui manfaat setiap jenis organisme bagi manusia
Sejarah Pengklasifikasian
Pada zaman dahulu pengklsifikasian kuno dilakukan oleh Aristotales yang mengklasifikasikan secara sederhana makhluk hidup melalui ciri yang dapat dilihat secara kasat mata, seperti pengklasifikasian berdasarkan warna tubuh.
Namun cara tersebut telah ditinggalkan dan mulai dikembangkan oleh Carolus Linnaeus (1707 – 1778), seorang ahli biologi asal Swedia dan sekarang disebut “Bapak Klasifikasi Moderen / Bapak Taksonomi”. Dia merupakan orang pertama yang menyusun klasifikasi makhluk hidup berdasarkan Struktur dalam dan luar tubuh, alat reproduksi, persamaan struktur tubuh.
Berikut tahap – tahap pengklasifikasian makhluk hidup :
1.       Tahap identifikasi sifat – sifat
Tahap ini berupa kegiatan untuk mengenali sifat atau ciri yang dimiliki makhluk hidup.

2.       Tahap pengelompokan berdasarkan ciri yang diamati
Makhluk hidup yang sifat dan cirinya telah teridentifikasi selajutnya di golongkan berdasarkan sifat dan ciri yang dimilikinya tersebut.

3.       Tahap pemberian nama
Tahap ini adalah tahap terpenting dalam pengklasifikasian, yang pemberian nama tersebut mempunyai aturan – aturan tertentu dalam pemberian nama makhluk hidup.
Dalam aturan pemberian nama makhluk hidup Carolus Linnaeus (1707 – 1778) memperkenalkan suatu sistem tata nama ilmiah yang disebut Binomial Nomenklatur (tata nama ganda). Maksudnya setiap nama makhluk hidup terdiri atas 2 kata. Berikut aturan pemberian nama makhluk hidup :
1)      Kata pertama menunjukan Genus dan kata keduanya menunjukan spesies.
2)      Kata pertama harus dimulai dengan huruf besar dan kata kedua ditulis dengan huruf kecil.
3)      Kata pertama dan kedua harus digaris bawahi secara terpisah atau dicetak miring.
4)      Kata kedua menerangkan kata pertama
Namun ada suatu spesies yang terdiri atas tiga penggal kata seperti  Aloe vera Linn. Ini semua bukan berarti aturan tata nama ganda sudah tidak berlaku lagi, namun kata Linn. tersebut disematkan kepada suatu spesies untuk menghargai penemunya tersebut yaitu Linnaeus. Berikut ini ada beberapa cara sistem pengklasifikasian :
1)      Sistem Klasifikasi Alami
Sistem ini disusun berdasarkan banyaknya persamaan ciri morfologis (bentuk luar) makhluk hidup.

2)      Sistem Klasifikasi Buatan
Sistem ini disusun berdasarkan beberapa persamaan ciri morfologis (bentuk luar), alat reproduksi, lingkungan tempat tumbuh, dan daerah persebarannya tanpa memperhatikan kesamaan strukturnya.

3)      Sistem Klasifikasi Buatan
Sistem ini disusun berdasarkan jauh dan dekatnya kekerabatan antarkelompok makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya dan mencerminkan perkembangan makhluk hidup.
Dengan cara pengelompokan yang diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus, menghasilan tingkatan – tingkatan kelompok makhluk hidup yang biasa dinamakan tingkatan Takson . berikut tingkatan takson dari yang tertinggi menuju ke terendah:
Hewan                  :               Kingdom – Phylum – Class – Ordo – Famili – Genus – Species
Tumbuhan          :               Kingdom – Divisio – Class – Ordo – Famili – Genus – Species
Sistem Klasifikasi Lima Kingdom
Setelah semakin majunya teknologi telah ditemukannya inti sel, yang akhirnya membagi makhluk hidup menjadi Prokariotik (inti sel tak diselubungi membran), dan Eukariotik (inti sel diselubungi membran). Dalam sistem klasifikasi lima kingdom di dudun berdasarkan susunan sel, tingkatan dan cara memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada sistem ini semua jenis ganggang terkecuali ganggang biru awalnya masuk kedalam kingdom plantae dan sekarang  masuk kedalam kingdom Protista yang mirip dengan tumbuhan sedangkan semua hewan yang bersel satu awalnya dimasukan kedalam kingdom animalia tetapi sekarang dimasukan kedalam kingdom protista yang mirip dengan hewan (protozoa). Berikut pembagian Kingdom dalam sistem ini :
                                I.            Kingdom Monera
Ciri – ciri :
·         Prokariotik
·         Uniseluler (bersel satu)
Contoh :               Bakteri dan Ganggang Biru.
                              II.            Kingdom Protista
Ciri – ciri :
·         Uniseluler (bersel satu)
·         Eukariotik
Contoh :               Protoza dan Ganggang kecuali gangan biru.
                            III.            Kingdom Fungi
Ciri – ciri :
·         Eukariotik
·         Adayang bersel satu ada yang bersel banyak
·         Berdinding sel
·         Tidak berklorofil
·         Dapat menguraikan zat organik untuk digunakan sebagai makanan
Contoh :               Semua jenis jamur
                            IV.            Kingdom Plantae
Ciri – ciri :
·         Multiseluler (bersel banyak)
·         Berdinding sel
·         Dapat berfotosintesis
·         Berklorofil
·         Eukariotik
Contoh :               Lumut, Paku, dan tumbuhan biji.
                              V.            Kingdom Animalia
Ciri – ciri :
·         Multiseluler (bersel banyak)
·         Tidak Berdinding sel
·         Tidak Dapat membuat makanan sendiri
·         Tidak Berklorofil
·         Eukariotik

Kunci Deteminasi
Kunci Deteminasi adalah keterangan – keterangan yang disusun untuk menentukan kelompok – kelompok suatu makhluk hidup berdasarkan ciri – ciri yang dimilikinya, kunci ini berfungsi untuk mempermudahkan pengenalan makhluk hidup yang jumlahnya amatlah banyak. Sistem klasifikasi yang sederhana biasa digunakan adalah Sistem dikotom.  Kunci determinasi dengan sistem dikotom disusun secara berpasangan, setiap pertanyaan mengandung ciri – ciri yang berlawanan. Berikut cara mengunakan kunci determinasi :
1.       Bacalah dengan teliti kunci  determinasi dari permulaan yaitu dari 1.A.
2.       Cocokan ciri – ciri yang terdapat pada kunci determinasi dengan ciri yang berada pada tumbuhan atau hewan yang diamati.
3.       Apabila ciri yang terdapat dalam kunci determinasi sesuai dengan cirri – cirri tumbuhan atau hewan yang sedang kita amati, catalah nomernya dan lanjutkan membaca kunci pada nomor yang sesuai dengan nomor yang tertulis dibelakang setiap pernyataan pada kunci.
4.       Jika ciri – ciri pada kunci tidak sesuai dengan ciri – ciri pada tumbuhan atau hewan yang kita amati, beralih pada pernyataan dibawahnya. Contohnya pernyataan 1.A. tidak cocok, beralih ke pertanyaan 1.B.
5.       Identifikasi dengan cara determinasi akan berakhir pada pernyataan yang dibelakangnya menunjukan nama tumbuhan atau hewan (kelas atau family).
Berikut contoh pengunaan kunci determinasi sistem dikotom:
1.       A     Menyusui Anak                                                                --                             Kambing
B     Tidak Menyusui Anak                                     --                             2
2.       A     Bergerak mengunakan sirip                         --                             Penyu
B     Tidak Bergerak mengunakan sirip             --                             3
3.       A     Merayap di dinding                                         --                             Cecak
B     Tidak Merayap di dinding                             --                             4
4.       A     Tubuh ditutupi bulu                                        --                             Ayam
B     Tubuh tidak ditutupi bulu                             --                             Ular

Cara penulisan hasil identifikasi dengan mengunakan kunci determinasi sebagai berikut.
Hewan
Urutan Nomor Kunci Diskotom
Nama Kelompok
A
1A
KAMBING
B
1B - 2A
PENYU
C
1B - 2B - 3A
CECAK
D
1B - 2B - 3B - 4A
AYAM
E
1B - 2B - 3B - 4B
ULAR


Read More»

thumbnail

Ciri – ciri makhluk hidup

Posted by Unknown  | No comments


Ciri – ciri makhluk hidup
1.       Memerlukan asupan makanan dan air

Semua makhluk hidup memerlukan asupan makanan dan air. Manusia dan hewan memerlukan makanan yang diperoleh dari tumbuhan mau pun di peroleh dari memakan hewan lain, sedangkan tumbuhan memperoleh makanan dari lingkungannya baik dari bahan anorganik berupa mineral, kalsium, kalium, natrium dan bahan anorganik lainnya, dan bahan organik bekas dari bagian makhluk hidup yang telah mati dan mampu menyuburkan tanaman contohnya pupuk kandang dan pupuk kompos. Sedangkan air sangat dibutuhkan baik tumbuhan, hewan, manusia, bahkan mikroorganisme lainnya, karena sebagian besar tubuh makhluk hidup tersusun atas air.


2.       Bernafas

Yang dimaksud bernafas disini adalah suatu proses makhluk hidup untuk mengambil oksigen dari lingkungan yang didalam tubuhnya akan digunakan sebagai proses pembakaran zat makanan yang nantinya akan menghasilkan energi yang digunakan untuk melakukan aktivitas makhluk hidup. Cara makhluk hidup untuk memperoleh oksigen dapat dilakukan dengan berbagai macam alat pernafasan di tubuh nya seperti yang digunakan pada vertebrata yang hidup di darat mengunakan paru – paru sedangkan yang hidup di air mengunakan insang, hewan bersel satu yang belum memiliki alat pernafasan khusus mendapatkan oksigen dilakukan dengan seluruh permukaan kulitnya, dan pada tumbuhan mengunakan stomata untuk bernafas.

3.       Bergerak

Seluruh makhluk hidup umumnya dapat bergerak baik secara aktif seperti pergerakan manusia maupun secara pasif seperti yang dilakukan pada tumbuhan. Pergerakan secara pasif cukup sulit diamati tetapi memang benar – benar terjadi seperti proses memanjangnya ujung akar kea rah perut bumi, sedangkan batang tumbuhan bergerak menuju datangnya sinar.

 

4.       Mengeluarkan zat sisa

Proses pembakaran zat makanan (proses metabolism) untuk menghasilkan energi, selain menghasilkan energi proses pembakaran ini juga menghasilkan zat – zat sisa baik air maupun carbon dioksida, semakin sering melakukan proses metabolism tubuh maka semakin banyak zat sisa yang harus dikeluarkan melalui proses ekskresi. Pada manusia alat ekskresinya berupa ginjal, hati, paru – paru, dan kulit.

 

5.       Berkembang Biak

Berkembang biak adalah suatu proses makhluk hidup untuk meneruskan keturunannya agar tidak terjadi kepunahan pada jenisnya. Proses perkembang biakan ini dapat dilakukan secara vegetative dan generative. Contoh perkembangbiakan vegetative seperti membelah diri, dan bertunas. Sedangkan perkembangbiakan generative semua proses perkembangbiakan yang memerlukan dua induk untuk menghasilkan anak seperti Ovivar, Vivipar, Biji.

 

6.       Peka terhadap rangsangan

Makhluk hidup peka terhadap rangsangan yang ada pada lingkungan sekitarnya akbiat perubahan yang terjadi dilingkungan. Pada hewan dan manusia dilengkapi dengan alat indera yang berupa mata, hidung, telapak tangan, telinga, dan lidah. Tetapi pada tumbuhan tidak dilengkapi alat indera namun memiliki kemampuan untuk beraksi terhadap rangsangan dilingkungannya, seperti daun bunga putri malu yang bergerak menutup jika disentuh.

 

7.       Dapat tumbuh

Tumbuh adalah proses pertambahan ukuran dan volume tubuh yang tidak dapat kembali ke ukuran semula dikarenakan penambahan jumlah sel penyusun tubuh serta pembesaran sel penyusun tubuh tersebut. Misalnya saat manusia berumur 9 tahun dia hanya setinggi 1 meter sedangkan pada umur 24 tahun tingginya mencapai 1,8 meter.


8.       Memerlukan suhu tertentu

Umumnya tumbuhan dan hewan dapat mati pada suhu yang terlalu panas maupun yang terlalu dingin ini semua dikarenakan pada saat suhu amat panas dapat merusak sel secara keseluruhan sedangkan saat suhu amat dingin sitoplasma dan organel – organel didalam sel membeku dan menghentikan proses metabolism dalam sel. Umunya suhu lingkungan yang diperlukan oleh makhluk hidup kira – kira 0oC sampai 43oC, walau pun ada sebagian mikroorganisme yang mampu hidup pada suhu diatas 100oC.
Read More»

Tuesday, October 25, 2011

thumbnail

Karang Penghalang Besar ( Great Barrier Reef )

Posted by Unknown  | No comments


Karang Penghalang Besar dalam bahasa inggris disebut Great Barrier Reef. Karang Penghalang Besar
 merupakan suatu kumpulan terumbu karang terbesar dunia yang memiliki sekitar 3.000 individu terumbu dan 900 pulau-pulau yang membentang dalam area 2.600 km atau sekitar 344.400 km persegi
. Karang ini berlokasi di Laut Koral, lepas pantai Queensland di timur laut Australia hingga masuk ke perairan papua newguinea. Sebagian besar wilayah karang ini termasuk bagian yang dilindungi oleh Taman Laut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef Marine Park).

Karang Penghalang Besar (KPB) dapat dilihat dari luar angkasa dan kadang disebut sebagai organisme tunggal terbesar di dunia. Pada kenyataannya, ia terbentuk dari berjuta organisme kecil, dikenal dengan sebutan polip koral . KPB dipilih sebagai sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981, dan pada tahun 2011Great Barrier Reef masuk dalam nominasi 7 keajaiban dunia versi alam bersaing dengan warisan alam dunia lainnya seperti pulau komodo di indonesia, pulau jeju di korea selatan, gunung kilimanjaro di Tanzania dan nominasi lainnya.
Kekayaan biodiversitasnya, perairannya yang hangat dan jernih, serta keterjangkauannya dari fasilitas terapung yang disebut live aboards, membuat karang ini menjadi tujuan pariwisata yang sangat populer, terutama bagi para penyelam scuba. Banyak kota di sepanjang pesisir pantai Queensland yang menawarkan wisata laut ke karang ini setiap harinya. Beberapa pulau kontinental juga telah berubah fungsi menjadi resor.
ada beberapa ilmuwan Australia yang menyatakan bahwasannya mereka telah menemukan kehidupan laut prasejarah yang aneh pada ratusan kilometer di bawah "Great Barrier Reef", dalam satu misi yang tak pernah dilakukan sebelumnya untuk mendokumentasikan spesies yang terancam akibat pemanasan global.

Berbagai makhluk purba seperti ikan hiu, ikan raksasa yang mengandung minyak ikan, kumpulan hewan berkulit keras, dan spesies cumi-cumi primitif yang hidup di dalam tempurung yang disebut nautilus termasuk di antara kehidupan mempesona yang ditangkap oleh kamera yang dikendalikan dari jauh di Osprey Reef.
jika penasaran dengan Great Barrier Reef bisa kita saksikan gambarnya berikut ini ;

kenampakan Great Barrier Reef dari luar angkasa
ekosistem di dalam Great Barrier Reef

sungguh disayangkan bukan jika Great Barrier Reef yang indah dan terbentuk selama ribuan tahun ini rusak akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab atau pun rusak akibat pencemaran lingkungan oleh manusia seperti terjadinya pemanasan global, maupun pencemaran lainnya yang mengakibatkan rusaknya ekosistem bawah laut yang indah ini. mari kita jaga kelestarian lingkungan kita agar anak cucu kita dapat melihat keindahan tersebut.


Read More»

Monday, October 24, 2011

thumbnail

Cabang - cabang ilmu Biologi

Posted by Unknown  | No comments

Hai , pada kesempatan hari ini saya akan memberitahukan kepada para pembaca tentang cabang - cabang ilmu yang saya ketahui kepada para pembaca sekalian. dapat kita ketahui bahwa ilmu biologi dibagi menjadi beberapa bidang ilmu yang khusus mempelajari bagian dari ilmu biologi, contohnya zoology , botani, microbiology dan lainnya. baiklah tak perlu basa - basi lagi, kita saksikan saja langsung :



1. Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang budidaya tanaman
2. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
3. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh makhluk hidup
4. Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.
5. Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi.
6. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
7. Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba.
8. Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (termasuk penyakit sendi)
9. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
10. Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis
11. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
12. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan
13. Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup
14. Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi
15. Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu
16. Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi
17. Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
18. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
19. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
20. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
21. Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya
22. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
23. Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
24. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan suatu embrio
25. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormon
26. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
27. Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan
28. Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan
29. Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya
30. Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
31. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang
32. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
33. Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia
34. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga.
35. Filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya
36. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
37. Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
38. Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara
39. Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus
40. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
41. Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel
42. Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)
43. Acarologi, ilmu yang mempelajari tentang acarina (tungau)
44. Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)
45. Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus
46. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal)
47. Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya
48. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
49. Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup
50. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan
51. Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
52. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
53. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
54. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
55. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang molusca
56. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
57. Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel
58. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
59. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organisme
60. Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot
61. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
62. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar suatu organisme
63. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematod
64. Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal
65. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem sara
66. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
67. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
68. Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
69. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
70. Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang
71. Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata ( penyakit mata )
72. Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil
73. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
74. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
75. Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen
76. Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit
77. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
78. Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya
79. Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ
80. Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak
81. Philogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup
82. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
83. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel.
84. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
85. Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa
86. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan pak
87. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru
88. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
89. Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang
90. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis
91. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
92. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
93. Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang lingkungan
94. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
95. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi
96. Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia.
97. Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.
98. Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom)
99. Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wanita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria
100. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus
101. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan

Cabang biologi yang berwana merah tersebut umumnya lebih sering kita dengar ataupun kita lihat di buku. demikian posting saya kali ini semoga bermanfaat bagi kita semua
Read More»

    If you would like to receive our RSS updates via email, simply enter your email address below click subscribe.

Blogger template. Proudly Powered by Blogger.
back to top